Dosen Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Kelautan Universitas Syiah Kuala yang diwakili oleh Dedi Fazriansyah Putra, M.Sc dan Iko Imelda arisa, M.Si telah mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Perikanan Budidaya Berkelanjutan yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dalam FGD tersebut KKP mengajak seluruh perguruan tinggi untuk saling bersinergi dalam pengembangan perikanan budidaya yang produktif dan ramah lingkungan untuk komoditas komoditas unggulan. Ada 5 komoditas utama yang diprioritaskan oleh pemerintah yang di anjurkan karena memiliki nilai ekonomi dan pangsa pasar yang tinggi sehingga akan mampu berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Adapun 5 komoditas adalah tersebut adalah udang vaname, nila salin, kepiting bakau, lobster dan rumput laut.

Perguruan Tinggi diharapkan dapat menyediakan sumber daya manusia yaitu sarjana perikanan yang berdaya saing dan berkompeten secara teknik. Sarjana nantinya diharapkan memiliki thinking skill dan kemampuan memecahkan masalah yang kompleks. Selain itu perguruan tinggi diharapkan akan menghasilkan sarjana perikanan yang mampu untuk menjalankan breeding program bioteknologi dan sistem Cluster komoditas unggulan berbasis kawasan daya andal yang memperhatikan kelestarian ekosistem. Sumber daya handal yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan dapat mendukung dan mensukseskan kegiatan maupun program-program pemerintah untuk mendorong kegiatan budidaya yang ramah lingkungan dan juga produktif.

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *